Tentang behel

Sekarang makin marak yang namanya orang pakai behel atau dalam istilah kedokterannya itu orthodontic. Entah mereka pakai behel untuk alasan merapikan giginya atau untuk fashion. Yook kita cari tau tentang behel

1. Sama siapa sih seharusnya kita merawat atau memasang behel ?

Yang berkompeten dan memiliki lisensi untuk merawat dengan kawat gigi cekat/fix adalah dokter gigi spesialis orthodonti (Sp.Ort) dan/atau drg PPDGS ortho di RSGM di bawah pengawasan langsung drg Sp.Ort . Harap dibedakan antara dokter gigi umum (drg)+gelar master dengan drg spesialis. Spesialis berbeda dengan yang kuliah master. Spesialis bukan cuma teori/knowledge yg bermain, tapi juga skill. Dokter gigi umum nonSp.Ort tidak memiliki kompetensi yang cukup untuk memasang behel, apalagi tukang gigi-tekniker dll. Tentu kita bisa membedakan dengan jelas, kompetensi drg umum yang hanya ikut kursus/pelatihan singkat dalam hitungan jam dibandingkan dengan kompetensi dokter gigi yang memang mendapatkan ilmu dan skillnya benar2 melalui pendidikan spesialis.

2. Tahapan yang harus dilalui sebelum pasang behel gimana sih ?

Tahapan bila datang ke dokter gigi Sp Ort:
(1) Pembuatan rekam medis
Mulai dari pencatatan identitas, riwayat medis, kebiasaan buruk, dan data data lainnya. Dilanjutkan pemeriksaan objektif gigi geligi dan rongga mulut: ada lubang apa tidak? Ada infeksi apa tidak? Ada radang gusi atau tidak? Ada karang gigi atau tidak? Ada gejala penyakit sistemik atau tidak? dst.. Setelah data data didapat, dokter dan pasien membicarakan tentang rencana perawatan. Kalau pasien setuju dirawat kemudian dilanjutkan pembuatan model kerja dan foto rongen.
More

Advertisements